ANTENA JARINGAN Berikut kelebihan dan kekurangannya
Antena merupakan Alat penangkap sinyal wifi atau jaringan .Antena juga mempunyai fungsi yang sama dengan antena pada umumnya. Secara spesifik, antena ini bertugas untuk menerima dan menyalurkan sinyal Wi-Fi sehingga perangkat laptop maupun gadget lainnya dapat menerima sinyal tersebut. Antena Wi-Fi terdiri dari beberapa jenis di antaranya adalah sebagai berikut.
1.Antena Grid
Antena ini berbentuk seperti jaring, dan cakupan antena ini hanya searah. Biasanya antena ini mempunyai pasangan antena di tempat yang lain ( antena pemancar sinyal ) dan antena ini di arahkan ke antena pemancar supaya sinyal yang diterima lebih tajam, Contoh penerapannya : RT/RW net, WAN P2P ( Point to Point ), dan Warnet.
Fungsinya adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim singnal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz.
Kelebihan :
- harga lebih murah dari antena omni
- jarak sinyal lebih jauh
kekurangan :
- sulit untuk memasang agar mendapatkan sinyal yang bagus untuk jarak tembak sinyal yang sangat jauh
- daerah persebaran sinyal relatif lebih kecil dari pada antena omni
Antena ini berbentuk seperti tongkat, tapi kecil. Cakupan antena ini lebih luas dibandingkan dengan antena Grid, cakupannya menyebar ke semua arah dan membentuk suatu lingkaran contoh penerapannya yaitu digunakan pada radio-radio. kalau dalam jaringan WAN menggunakan tipe konfigurasi Point to Multi Point.
Fungsi antena ini adalah melayani coverage area yang luas namun dalam jangkauan pendek. Karena antena omni menjangkau area yang luas, besar kemungkinan akan terkumpul juga sinyal lain yang sama sekali tidak dikehendaki. Dengan demikian, antena omni akan menyebabkan interferasi. Namun antean ini cocok bila digunakan untuk koneksi hotspot atau dikenal dengan sistem sistem point to multi point ( satu titik ke banyak titik ).
Kelebihan :
- Mempunyai frekuensi jaringan sampai 3600
- Cara membuatnya mudah
- Tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya
Kekurangan :
- Proses konneksi ke internetnya lama, karna terlalu banyak membagi-bagi sinyal di 3600 tersebut.
3. Antena Yagi
Antena ini berbentuk seperti ikan teri. cakupan antena ini searah, seperti antena Grid , bedanya antena ini digunakan dalam jaringan , dan biasanya antena diarahkah ke pemancar.
Antena Yagi terdiri dari 3 bagian, yaitu :
-Driven, adalah titik catu kabel antena, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang di pancarkan atau diterima.
-Reflektor, adalah titik catu dari kabel antena yang berfungsi sebagai pemantul sinyal, dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.
-Director, adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek dari pada driven.
-Penguatan dapat kita atur sesuai kebutuhan
-Menggunakan prinsip antena direksional
-Bisa digunakan pada frekuensi tinggi
Kekurangan :
-Bahan untuk merangkai cukup banyak
-Pembuatan dan perhitungan relatif sulit
4. Antena Sektoral
Antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. yang juga digunakan untuk Access Point serve a Point to Point links. Beberapa antena sectoral dibuat tegak lurus, dan ada yang horizontal.
Antena sectorla mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena disekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antena ini adalah 45-150 derajat dan tingkat ketinggian pemasangan harus diperhatikan agar tidak dapat kerugian dari penangkapan sinyal.
Pola pancaran antena yang horizontal kebanyakan memancar kearah mana antena ini diarahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antena tidak memiliki sinyal pancaran.
Antena sectoral ini jika dipasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.
Kelebihan antena sectoral
-Relative berbiaya rendah
-Relative lebih aman
-Reabilitas
Kekurangan antena sectoral
-Kurang fleksibel jika ada ekspansi
-Mobilitas yang kurang
-Kelemahan pada konfigurasi
5. Antena Solid disk
Antena Parabolik (Solid Disc) : memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid, tetapi antena ini memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih fokus dibandingkan antena Grid. Antena Solid Disc biasanya digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh.
Kelebihan
-Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus menggerakkan antenna.
-Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam sekejap.
-Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.
-Signal quality dapat maksimum.
Kekurangan
-Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5
-Membutuhkan lebih banyak LNBF Channel yang diterima lebih sedikit
6. Antena Wajan Bolic
Disebut wajan bolic karena dasarnya sama saja dengan antena parabolic, pada umumnya hanya bannya untuk untuk parabolic disk nya menggunakan wajan.
Fungsi dari antena wajanbolic ini sebenarnya hanya memperkuat sinyal wirelless dari Hospot karena letaknya terlalu jauh, tidak bisa lagi ditangkap oleh USB Wirelless Adapter bila hanya ditancapkan bagitu saja di port USB PC atau laptop.
Kelebihan
-Jaringan lebih cepat daripada modem
-Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
-Murah
Kelemahan
-Karena berupa ‘solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
-Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
-Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal.
-Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasiulang berkali-kali.
Antena ini berbentuk seperti jaring, dan cakupan antena ini hanya searah. Biasanya antena ini mempunyai pasangan antena di tempat yang lain ( antena pemancar sinyal ) dan antena ini di arahkan ke antena pemancar supaya sinyal yang diterima lebih tajam, Contoh penerapannya : RT/RW net, WAN P2P ( Point to Point ), dan Warnet.
Fungsinya adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim singnal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz.
Kelebihan :
- harga lebih murah dari antena omni
- jarak sinyal lebih jauh
kekurangan :
- sulit untuk memasang agar mendapatkan sinyal yang bagus untuk jarak tembak sinyal yang sangat jauh
- daerah persebaran sinyal relatif lebih kecil dari pada antena omni
2. Antena Omni
Antena ini berbentuk seperti tongkat, tapi kecil. Cakupan antena ini lebih luas dibandingkan dengan antena Grid, cakupannya menyebar ke semua arah dan membentuk suatu lingkaran contoh penerapannya yaitu digunakan pada radio-radio. kalau dalam jaringan WAN menggunakan tipe konfigurasi Point to Multi Point.
Fungsi antena ini adalah melayani coverage area yang luas namun dalam jangkauan pendek. Karena antena omni menjangkau area yang luas, besar kemungkinan akan terkumpul juga sinyal lain yang sama sekali tidak dikehendaki. Dengan demikian, antena omni akan menyebabkan interferasi. Namun antean ini cocok bila digunakan untuk koneksi hotspot atau dikenal dengan sistem sistem point to multi point ( satu titik ke banyak titik ).
Kelebihan :
- Mempunyai frekuensi jaringan sampai 3600
- Cara membuatnya mudah
- Tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya
Kekurangan :
- Proses konneksi ke internetnya lama, karna terlalu banyak membagi-bagi sinyal di 3600 tersebut.
Antena ini berbentuk seperti ikan teri. cakupan antena ini searah, seperti antena Grid , bedanya antena ini digunakan dalam jaringan , dan biasanya antena diarahkah ke pemancar.
Antena Yagi terdiri dari 3 bagian, yaitu :
-Driven, adalah titik catu kabel antena, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang di pancarkan atau diterima.
-Reflektor, adalah titik catu dari kabel antena yang berfungsi sebagai pemantul sinyal, dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.
-Director, adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek dari pada driven.
-Penguatan dapat kita atur sesuai kebutuhan
-Menggunakan prinsip antena direksional
-Bisa digunakan pada frekuensi tinggi
Kekurangan :
-Bahan untuk merangkai cukup banyak
-Pembuatan dan perhitungan relatif sulit
Antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. yang juga digunakan untuk Access Point serve a Point to Point links. Beberapa antena sectoral dibuat tegak lurus, dan ada yang horizontal.
Antena sectorla mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena disekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antena ini adalah 45-150 derajat dan tingkat ketinggian pemasangan harus diperhatikan agar tidak dapat kerugian dari penangkapan sinyal.
Pola pancaran antena yang horizontal kebanyakan memancar kearah mana antena ini diarahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antena tidak memiliki sinyal pancaran.
Antena sectoral ini jika dipasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.
Kelebihan antena sectoral
-Relative berbiaya rendah
-Relative lebih aman
-Reabilitas
Kekurangan antena sectoral
-Kurang fleksibel jika ada ekspansi
-Mobilitas yang kurang
-Kelemahan pada konfigurasi
Kelebihan
-Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus menggerakkan antenna.
-Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam sekejap.
-Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.
-Signal quality dapat maksimum.
Kekurangan
-Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5
-Membutuhkan lebih banyak LNBF Channel yang diterima lebih sedikit
6. Antena Wajan Bolic
Disebut wajan bolic karena dasarnya sama saja dengan antena parabolic, pada umumnya hanya bannya untuk untuk parabolic disk nya menggunakan wajan.
Fungsi dari antena wajanbolic ini sebenarnya hanya memperkuat sinyal wirelless dari Hospot karena letaknya terlalu jauh, tidak bisa lagi ditangkap oleh USB Wirelless Adapter bila hanya ditancapkan bagitu saja di port USB PC atau laptop.
Kelebihan
-Jaringan lebih cepat daripada modem
-Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
-Murah
Kelemahan
-Karena berupa ‘solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
-Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
-Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal.
-Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasiulang berkali-kali.






Komentar
Posting Komentar